belanja di jepang 3: suupa dan hyaku-en shop

Kalau yang ini artinya supermarket dan toko 100 yen. Suupa biasanya ada di daerah perumahan, dekat pusat keramaian, atau di pinggir jalan besar. Barang yang dijual macam-macam, seperti supermarket di Indonesia, dan jelas lebih murah bila dibandingkan dengan kombini. Suupa juga menjual buah dan sayuran –barang yang sangat jarang dijual di kombini. Read the rest of this entry »

belanja di jepang 2: kombini

Kombini adalah sebutan orang Jepang untuk convenience store. Yah, kalau di Indonesia seperti alfamart dan indomaret. Konsepnya hampir sama juga: lokasi tersebar hampir di tiap distrik, posisi barang sama tiap toko, dan buka 24 jam. Harganya memang lebih mahal dibanding harga di supermarket, tapi untuk kondisi darurat, okelah untuk beli barang-barang di kombini. Bagi saya pribadi, kalau untuk beli keperluan masak jelas lebih enak di supermarket karena selisih harganya lumayan jauh. Tetapi untuk beli snack atau keperluan lain dalam jumlah kecil, saya lebih sering ke kombini. Dekat dengan apartemen dan buka 24 jam.

Kombini disini juga menyediakan jasa fotokopi dan kirim fax. Bedanya, kita harus mengoperasikan sendiri mesinnya dan sistem pembayarannya adalah prabayar. Read the rest of this entry »

belanja di jepang 1: recycle shop

Ini adalah sebutan untuk toko barang bekas di sini. Lumayan banyak, dan ada dua jenis: toko punya sendiri atau toko jaringan. Toko punya sendiri biasanya kecil. Di Kusatsu sini nggak begitu banyak. Nah, yang besar tu diantaranya hardoff sama sofmap. Hardoff itu grup perusahaan, ada offhouse (barang-barang umum), hobbyoff (untuk hobi), bookoff (buku), garageoff (perlengkapan mobil), sama offmode (pakaian). Saya sih seringnya ke offhouse, karena di kota saya (yang kecil dan ndeso –tp ndesonya relatif lho, kan di Jepang bo..) adanya offhouse. Bookoff juga ada, tapi koleksinya pake huruf Jepang yang saya nggak paham. Yang paling saya suka itu hobbyoff, karena banyak barang hobi yg murah. Sayangnya disini tidak ada; paling dekat di Osaka, sekitar 1 jam perjalanan pake kereta. Waktu saya main ke Tokyo awal Januari, saya sempet ke hobbyoff, dan wow.. pengen beli ini itu banyak sekali (haha, kaya doraemon aja ni). Akhirnya saya beli action figure evangelion. Keren, dan harganya relatif murah. Nah, kalo sofmap itu jualan barang elektronik. Sebenarnya ini toko jualan barang baru, tapi ada stok barang seken juga, terutama telepon. Read the rest of this entry »

polisi malam pertama

Mo sharing pengalaman konyol ni, kacau bener deh. Sampeyan pernah didatengi polisi? Saya pernah, dan itu di malam pertama saya nginep di apato. Udah nggak ngerti bahasanya, kaget, bingung, kuatir ditangkep, macem-macem lah pokoknya. Ni ceritanya. Read the rest of this entry »

harassment

Di Jepang ternyata ketat banget tentang pelecehan (harassment). Halah, pikirane pasti sexual harassment ya.. Ternyata ga cuma itu aja lho. Tapi pertama ngomongin sexual harassment dulu deh (kalo disini biasanya disingkat jadi sekuhara; orang Jepang lidahnya rada beda, hehehe…). Aturan tentang sekuhara di Jepang ketat banget, dan sangat menghargai wanita. Menurut buku sih yang termasuk dalam sekuhara adalah (ini aslinya, jadi in English) touching, staring, conversations that make someone uncomfortable, comments about appearance, and unwanted attention. Nah, pegang2 sembarangan bahaya lho, nanti bisa dituduh sekuhara. Jadi, jangan suka mbati ya… Read the rest of this entry »

alien registration, NHI, dan sampah

Ternyata kita dianggap sebagai alien di Jepang. Haha, maksudnya bukan sebagai orang asli sini. Selain berkas universitas, hal yang harus diurus pertama kali adalah alien registration card. Itu adalah kartu tinggal sementara; ngurusnya di City Hall. Waktu pembuatannya sekitar 3 minggu, dan pas ngambil dibilangin: this is your identity while you’re in Japan; please don’t lose it and take it everywhere you go as it is more important than your passport here. Read the rest of this entry »

panasonic tour

Kemarin saya bersama teman2 mahasiswa baru ikut tur ke Panasonic. Ini tur yang difasilitasi oleh Ritsumeikan University; nanti ada tur lanjutan ke Totoya dan Toto. Dekat saja, 15 menit jalan kaki dari kampus. Panasonic adalah perusahaan besar di Jepang, pusatnya di Osaka. Sebenernya produksinya macam2, tapi tidak semuanya masuk pasar Indonesia. Bahkan memproduksi sepeda juga lho. Nah, pabrik yang di dekat kampus saya itu memproduksi home appliances, khususnya pengatur udara (AC dan pemanas udara).  Read the rest of this entry »

first time in japan and driving manner

Ah, lama hibernasi ga pernah ngurusi blog karena sibuk (heuheuehu, cari alasan aja). Alhamdulillah saya di Jepang, sekolah lanjutan di Ritsumeikan University. Mo sharing pengalaman ah, sapa tau bisa member sedikit gambaran; sukur-sukur menginspirasi biar bisa nyusul saya ke sini, hehehe…

Pertama datang ke sini, bandara yang dituju adalah Kansai airport, di Osaka, jam 10 waktu Jepang. Langsung deh ngurus2 apato (kos2an, alias apartemen) dan berkas2 pendaftaran universitas yg masih kurang. Rampung sekitar jam 4 sore, hbs maghrib observasi daerah sekitar. Saya tinggal di kota Kusatsu; kota kecil sekitar 30 menit dari Kyoto pake KA. Namanya kota kecil ya cuma sedikit hiburan. Yah, lumayan bisa sedikit ngirit…

Kesan awal di sini, Jepang adalah negara yang bersih. Rapi banget, dan tertib. Infrastruktur bener2 diperhatikan disini. Listrik, air bersih, jalan raya, KA, saluran telepon dan koneksi internet, drainase, semuanya terawat baik. Kondisi bus dan KA juga sangat bagus. Dari luar memang biasa saja, tetapi dalamnya sangat luar biasa.

 

Driving Manner

Disini yang jadi raja adalah pejalan kaki dan pesepeda. Mobil akan mengalah jika ada pejalan kaki akan menyeberang (tentu saja kalo mau nyeberang harus nunggu lampu lalin buat nyeberang hijau dulu). Trotoar sangat lebar, nyaman bagi pejalan kaki dan pesepeda; beda jauh dengan di Indonesia. Kita akan merasa nyaman bila berjalan kaki dan bersepeda di Jepang. Juga, orang Jepang kuat2 lho. Mereka jalannya cepat, juga kuat gowes walaupun nanjak. Anak muda disini hampir semua memakai sepeda, jarang yang memakai mobil, sekaya apapun ortunya. Read the rest of this entry »

iklan rokok dan kementerian kebudayaan dan pariwisata

My Great Advanture –iklan rokok yang sangat menggetarkan hati saya. Waktu saya pertama kali melihatnya, saya merasa kagum. Ternyata Indonesia penuh dengan tempat wisata yang sangat luar biasa menyejukkan hati dan pandangan mata. Tidak kalah dengan negara manapun di dunia; bahkan kita memiliki keunggulan yang nyata. Juga iklan minuman energi yang (dahulu) dibintangi alm. Mbah Maridjan; menampilkan keindahan bumi Indonesia. Yang saya bingung, kok yang bikin iklan itu malah perusahaan swasta ya, bukan Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan? Read the rest of this entry »

aura of the place

Seorang guru saya pernah mengatakan bahwa setiap tempat memiliki auranya sendiri. Lho, bukannya hanya makhluk hidup yang memiliki aura? Saya pikir juga begitu –pada awalnya. Dan argumen beliau segera meluncur.

Apa buktinya setiap tempat memiliki auranya sendiri? Read the rest of this entry »

« Older entries