post-match report: midterm exam and final exam

Saya sedang sekolah sekarang, melanjutkan studi saya di jurusan ekonomi pembangunan. Background pendidikan saya adalah perencanaan wilayah dan kota (PWK), dan jurusan ekonomi pembangunan ini benar-benar membat saya puyeng. Benar, di PWK memang ada mata kuliah yang berkaitan dengan ekonomi pembangunan (cukup banyak malah), tetapi saya tidak suka dengan pelajarannya (bahkan bisa dikatakan benci, hehe…). Mungkin ini balasan karena dulu benci (atau justru kesempatan kedua untuk bisa lebih memahami pelajaran yang tidak saya mengerti) mata kuliah ekonomi, dan saya mencoba untuk menikmati “siksaan” pelajaran yang tidak begitu saya pahami ini. Tak apalah, dulu saya juga yang memilih jurusan ini, jadi saya juga sudah siap dengan segala konsekuensinya.

Nah, minggu kemarin saya baru selesai ujian. Jadi sudah sedikit tenang sekarang; setidaknya satu trimester telah dilewati. Entah hasilnya apa, tetapi saya puas karena saya telah melakukan yang terbaik yang saya bisa. Untuk sedikit me-review kembali hasil pengerjaan ujian saya dan beberapa teman kuliah (bukan hasil ujiannya lho, karena seringkali hasilnya tidak dibagikan), nikmati tulisan berikut.

1. Macroeconomics I

Pelajaran yang saya kira penuh dengan debat mengenai sistem perekonomian nasional, kebijakan makro yang diambil di Indonesia, dan hal-hal off-the-record yang ada dalam proses pengambilan kebijakan (ini yang sebenarnya ingin banget saya ketahui); berubah menjadi mata kuliah yang membingungkan karena dipenuhi dengan grafik, peribahasa (yang saya juga bingung akan diaplikasikan dimana, karena saya adalah birokrat daerah), Keynes-and-FDR-mania, dan gaya bicara yang kadang sulit dimengerti.

Midterm Exam

Satu-satunya midterm exam yang hasilnya dibagikan. Saya mendapat 62, nilai yang biasa dengan kecenderungan di bawah rata-rata. Sayangnya, distribusi nilai sangat-sangat tidak normal. Nilai tertinggi adalah 104 (wow!!!), dan terendah adalah: ah, saya tidak tahu, yang jelas ada yang di bawah 40. Kacau, karena kesalahan saya adalah kesalahan yang sepele. Sebenarnya semua kisi-kisi sudah diberikan sebelum tes, dan saya juga sudah siap. Ternyata soal yang harus dikerjakan sangat banyak, sehingga meskipun ujiannya adalah open-book, tetapi tidak semua soal dapat dikerjakan. Hal lain yang membuat nilai saya tidak maksimal adalah adanya pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Saya mengambil risiko itu, dan ternyata gagal. Ada 4 soal yang salah dan saya mendapat minus 8. Cukup banyak juga, karena bila soal itu tidak saya jawab (yang berarti tidak ada minus), maka nilai saya akan menjadi 70; cukup baik untuk merasa tenang dalam menghadapi final exam.

Final Exam

Ujian open-book lagi, dan saya salah dalam belajar (what a howler..!!!). Materi yang saya pelajari tidak keluar dalam ujian, dan yang keluar justru materi lain yang tidak saya pelajari dengan seksama. Juga, ada soal yang membutuhkan jawaban mengarang karena berada dalam wilayah abu-abu. Menggambar grafik jelas ada lagi, dan kali ini dengan sedikit modifikasi. Untung saja, karena open-book saya boleh membuka buku. Entah benar atau tidak, materi yang ada di diktat akhirnya saya terjemahkan dalam lembar jawab. Yang penting, semua soal diisi jawaban karena tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Untungnya (lagi), ada take-home exam; soal yang dapat dibawa pulang untuk dikerjakan. Hasil yang paling bagus akan digunakan sebagai nilai akhir.

2. Microeconomics I

Mata kuliah yang saya tidak pernah membolos, tetapi paling tidak saya pahami. Benar-benar sulit, dan menggambar grafiknya lebih parah daripada macroeconomics. Meskipun dosennya mengajar dengan lumayan enak, tetapi materi hanya mampir sebentar di otak, lalu menguap seiring dengan selesainya jam kuliah. Apalagi mata kuliah ini sempat kosong lama karena dosennya sakit, dan akhirnya ditumpuk di akhir masa trimester I sebelum ujian. Pelajaran berat dengan jam pertemuan yang menumpuk untuk dihadapi adalah identik dengan otak yang terlalu keras berpikir. Bagi saya, mata kuliah ini merupakan yang paling sulit.

Midterm Exam

Ujian yang berat, apalagi ternyata ada satu soal yang merupakan soal ujian akhir tahun kemarin. Mengarang indah terpaksa dilakukan, dan setelah saya baca hasil karangan saya, saya jadi bingung sendiri tentang apa yang saya tulis, hahaha…sigh… Kebanyakan soal membutuhkan perhitungan diferensial, dan setelah di-diferensiasikan dengan langkah yang rumit, hasilnya adalah: 1 = 1 (wahahaha, aneh banget, padahal pertanyaannya bukan itu). Dalam soal ujian, di bagian depan, ada maximum grade yang bisa diperoleh (dalam %). Seorang teman mengira bahwa itu adalah bagian dari soal, sehingga dia mengerjakannya dengan mengikutkan prosentase tersebut. Tentu saja hasilnya aneh, hahaha… Konyolnya, karena sudah putus asa, si teman akhirnya membubuhkan kata “assume” di depan jawabannya. Jadi, jawaban akhirnya adalah: assume 40% of cafes in Jogja bla bla bla. Jawaban ngawur yang membuat saya tertawa sampai perut sakit. Ada juga teman yang dengan semangat memencet tombol kalkulator. Padahal, pertanyaan yang ada tidak membutuhkan perhitungan serumit itu. Aha, mungkin hanya cara untuk menghilangkan stress karena tidak bisa menjawab soal. Di akhir waktu, hampir semua peserta ujian, termasuk saya, berwajah pucat. Tidak bisa menyelesaikan soal, itu penjelasannya. Satu minggu kemudian, soal midterm exam dibahas oleh dosen. Ternyata penjelasannya sangat simpel sekali. Waduh, kok jadi gampang bener ya. It’s a piece of cake; and that’s worth… 40%. And the other question is also simple; it’s a five-minute question. Walah, apane yang simpel dan mudah Pak, lha saya gak ada yang bener satupun je. Uasem..

Final Exam

Secara umum, soal ujian ini sama dengan soal ujian tahun kemarin. Hanya ada sedikit modifikasi dalam satu nomor. Untungnya saja saya sudah mendapat fotokopian penjelasan soal ujian tahun kemarin, jadi tinggal contek saja. Tidak perlu mikir, hajar blehhh…………… Tapi untuk satu nomor yang dimodifikasi, tetap harus menggunakan otak untuk menyesuaikan angka (karena prosesnya sama, hanya angkanya saja yang diubah). Sayangnya ada beberapa teman yang ceroboh dan tidak memperhatikan bahwa ada satu soal yang dimodifikasi, sehingga mereka mencontoh 100% jawaban soal dari tahun kemarin. Ah, tak apa lah, setidaknya kalau satu nomor salah, nilai maksimal yang bisa didapat sudah 75 dari kemungkinan maksimal 115.

3. Mathematics for Economics

Matematika saja sudah sulit, apalagi digabungkan dengan ekonomi. Dosen juga tidak menerangkan 100%; hanya sebagian, dan tiap sesi diisi dengan presentasi mahasiswa untuk melanjutkan penjelasan dosen. Lha mahasiswanya yang presentasi saja tidak paham, apalagi yang mendengarkan. Tamat riwayat lagi akhirnya. Ngomong-ngomong tentang presentasi, saya kebagian di bab akhir. Karena waktu sudah sangat terbatas, saya senang karena kemungkinan besar tidak perlu untuk melakukan presentasi. Tapi di akhir waktu, tepat 4 hari sebelum ujian, dosen berubah pikiran dan semua kelompok harus presentasi. Ah, terpaksa ngelembur. Jeleknya, hal ini sangat menyita konsentrasi dan akhirnya menghapuskan memori tentang materi mata kuliah lain. Benar-benar buruk untuk saya.

Midterm Exam

Ada beberapa tingkatan soal: easy and a little bit harder. Tapi menurut saya, hanya ada satu tingkatan: very hard. Semua soal tidak bisa saya kerjakan, dan selama 15 menit pertama saya hanya melongo sambil membolak-balik lembar soal; mencoba memastikan apakah ini memang soal ujian yang benar (wahahaha, jadi suka ketawa sendiri). Meskipun ruangan ber-AC, saya berkeringat dingin. Untungnya, teman-teman saya juga hampir sama kondisinya (ah, blessing in disguise; atau justru saya yang jahat karena senang hati dengan kondisi teman yang sama buruknya dengan saya?). Hasilnya: entah, karena tidak dibagi

Final Exam

Take-home exam. Untung saja. Tinggal mencontek teman. Meskipun tidak paham maksudnya, yang penting semua digarap dengan baik. Intinya yaitu tinggal tulis saja, tidak banyak bertanya, dan yang penting: mission accomplished.

4. Statistical Foundation for Econometrics

Mata kuliah ini sebenarnya berisi statistik, tapi sudah nyerempet sedikit tentang ekonometri. Dosennya enak dalam mengajar, dan ini sepertinya menjadi mata kuliah favorit saya dalam trimester ini. Saya jadi mengetahui cara menginterpretasikan hasil perhitungan SPSS (meskipun hanya beberapa), sekaligus mengingatkan kembali memori saya tentang pelajaran statistik di S1 dulu; yang nilainya BC dan setelah mengikuti perbaikan tetap saja BC, hehe…

Midterm Exam

Sebelum ujian sudah dibicarakan mengenai kisi-kisi soal. Untung saja. Ujian pada akhirnya bisa dilewati dengan baik. Hanya ada sedikit kesalahan karena kurang teliti. Alhamdulillah…

Final Exam

Dua minggu sebelum ujian, materi sudah selesai dibahas. Sebenarnya ini hal yang baik, karena ada waktu untuk me-review materi yang sudah diberikan. Sayangnya, karena ada beberapa pertemuan Microeconomics dan Math for Econ yang tertunda dan akhirnya menumpuk di hari-hari akhir menjelang ujian, materi ini menjadi terhapus dari memori otak. Benar-benar kacau, dan untuk menghadapi ujian harus belajar dari awal lagi. Untung saja saya bersama teman-teman melakukan belajar bersama. Meskipun baru dimulai jam sembilan malam, hal tersebut sangat membantu karena bisa memberi masukan. Diperbolehkannya membawa cheat-sheet (ringkasan materi tetapi maksimal hanya bisa ditulis dalam selembar kertas A4) juga sangat menolong. Secara umum, ujian akhir bisa dikerjakan dengan lancar (di atas 50%, itu standar lancar menurut saya); begitu juga dengan teman-teman.

Hasil ujian… ah, saya tidak terlalu memikirkan tentang itu. Saya sudah berusaha dengan memberikan yang terbaik semampu saya, saya sudah mendapat tambahan pengetahuan, dan saya merasa sangat puas dengan usaha yang telah saya lakukan. Nilai pasti akan mengikuti usaha yang dilakukan; saya yakin itu karena sudah merupakan Sunatullah. Sekarang, tinggal menikmati libur yang ada. Ah, enaknya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: