tuh… bule aja doyan…!!!

Sampeyan pasti pernah dengar iklan kopi, yang bintang iklannya tu Luna Maya. Dia bilang, “Tuh… bule aja doyan…!!!”. Saya heran, kok iklan yang kaya gini masih aja diputer sama tv. Menyebalkan, karena merendahkan posisi orang Indonesia dibandingkan bule. So, kalo bule doyan, pasti orang Indonesia doyan (???); karena selera bule lebih tinggi. Dan sebaliknya, belum tentu yang orang Indonesia doyan, bule pasti doyan. D***!!! Sebegitu rendahnyakah kita? Bahkan produsen kopi (yang kopinya asli Indonesia, pabriknya di Indonesia, pekerjanya orang Indonesia, dan pangsa pasarnya juga Indonesia) tersebut menggunakan standar orang bule untuk menaikkan gengsi kopinya.

Saya orang Indonesia. Belum tentu yang disukai orang bule juga disukai oleh saya. Saya lebih suka jajan pasar seperti lepet, nagasari, pisang molen, jadah, blendung, klemet, dsb daripada makanan/minuman impor yang rasanya kadang nggak pas di lidah. Saya juga lebih suka jeruk lokal, apel lokal, dan buah lokal lain (termasuk buah dada lokal, huahahaha…) daripada buah impor.

Buat produsen tu kopi, kalo sampeyan baca postingan ini, mbok tema iklannya diganti. Bukannya saya anti pada merk kopi sampeyan, bukan pula anti pada bintang iklannya (Luna Maya cakep kok), tapi saya nggak setuju dengan konsep iklannya yang cenderung merendahkan selera orang Indonesia.

4 Comments

  1. piz said,

    April 4, 2009 at 15:07

    Kok aku ngliatnya sedikit beda juga yah?
    Menurutku justru si produsen itu berusaha ‘nonjok’ konsumen lokal yang sekarang doyan make produk impor. Orang lokal sekarang doyan nongkrong di starbak dan kafe2 sejenis. Pake baju dan produk laen dari luar *ambil cermin buat ngaca*. Ini berlaku juga buat kasus mas2. Hahahahhahahah…..
    Gitu. Jadi no problemo sih kalo buat aku.

  2. taqi said,

    April 6, 2009 at 11:53

    sob, ini soal interpretasi aja. Aku melihat iklan itu justru “cukup mengena” kok: Meskipun lokal,akan tetapi kualitasnya global, sehingga (diharapkan) ‘SEMUA SUKA’
    eniwe, setidaknya dari sisi marketing, Iklan ini “cukup berhasil”, buktinya sampeyan aware, iya toh?🙂

    =penikmat kopi=

  3. semuayanggurih said,

    April 7, 2009 at 15:37

    saya rasa ini memang masalah interpretasi. dan menurut saya, mungkin benar yang dikatakan piz dan taqi bahwa iklan itu cukup mengena –terutama di kota besar. sementara, di kampung saya, starbak aja nggak ada. franchise ayam goreng tepung cuma kfc yang ada. kafe? apalagi yang ini, jarang banget. yang ada malah tempat dugem yang cenderung mesum.
    dan menurut saya –karena saya hidup di kampung yang cenderung adem ayem saja, iklan itu cenderung melecehkan kearifan lokal kita.
    eniwei, perbedaan adalah rahmat, bukan?

  4. anna said,

    April 8, 2009 at 11:06

    kopi rasa indonesia tetap paling terkenal dan dicari di dunia,cuma banyak yang ngga sadar aja…..survei dan studi kasus sudah membuktikan…(walo aku bukan penggemar kopi,cukup sebagai penggemar air mineral aja…).hehe.

    cara mengintepretasikan kekaguman akan produk lokal macem-macem caranya,seperti dalam iklan komersial sekalipun….apalagi di saat produk lokal dinilai lebih mahal dibandingkan produk luar terutama produk cina oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah di Indonesia…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: