perpustakaan pribadi

Saya punya obsesi ingin punya perpustakaan pribadi. Obsesi ini semakin menggila saat saya sudah punya kerjaan tetap, bukan lagi pegawai kontrak. Dengan gaji bulanan yang pasti besarannya, saya bisa mengatur keuangan untuk disisihkan tiap bulannya buat beli buku. Mumpung gaji saya belum termakan angsuran hutang, lebih baik mencoba mewujudkan obsesi terpendam. Entah kenapa, saya merasa damai jika dikelilingi banyak buku.

Tidak ada satu jenis buku yang HARUS saya beli. Saya bukan orang yang favorit dengan satu jenis buku saja, meskipun minat saya lebih pada teori konspirasi dan science-fiction yang berkaitan dengan alam semesta. Kalau ada yang menarik menurut saya, dan sesuai dengan budget yang ada, pasti saya beli. Dan daripada saya harus pergi ke kota besar untuk cari toko-buku-yang-koleksinya-lengkap, lebih baik belanja lewat internet. Dapat korting, dan setelah ditambah ongkos kirim harganya hampir sama dengan beli di gramedia (bahkan saya tidak perlu keluar ongkos transport, karena diantar sampai ke alamat). Koleksi saya sudah lumayan, dan rasanya almari saya sudah sulit buat menampung. Harus beli lagi ni, dan apesnya, harga almari tu mahal, hiks…

Sekarang, saya malah harus nabung. Buat masa depan: nyimpen buat nikah dan beli rumah. So, ritual beli buku sementara di-pending dulu. Obsesi perpustakaan pribadi dialihkan dengan cari ebook yang banyak bertebaran di internet. Matur nuwun sanget buat temen-temen yang nge-upload ebook gratis, siapapun panjenengan adanya. Obsesi saya bisa terus berlanjut meskipun tanpa beli buku. Kalau ada yang bagus, saya print, jilid, dan… walah… jadilah buku yang nambah koleksi perpustaan pribadi saya, tanpa beli, dan dengan harga yang sangat terjangkau.

3 Comments

  1. piz said,

    March 10, 2009 at 19:03

    Pidi Baiq! *ndak puas bukan tanggungan saya*

  2. masmpep said,

    March 11, 2009 at 08:40

    ebook=bajakan? tapi tak apalah. harga buku memang telah ‘menciderai rasa keadilan’, he-he-he.

    sip mas, saya dukung ikhtiar anda mengoleksi buku. biar kapan2 saya pinjam. berbagi ilmu berganjar pahala lo….

  3. semuayanggurih said,

    March 11, 2009 at 10:06

    for piz: nah, itu. saya lupa pengarange, untung diingetin. ntar tak liat di inibuku.com deh

    for masmpep: beberapa ebook memang bajakan, dalam artian file mentah “dicuri”, lalu di-convert ke pdf/djview atau apalah. tapi ada beberapa dermawan yang membeli ebook secara legal, lalu meng-upload dalam websitenya, untuk sharing dengan orang lain, gratis. ada juga yang meluangkan waktu untuk men-scan atau mengetik ulang naskah buku (wow, bayangkan repotnya…!!!), untuk kemudian di-share, lagi-lagi gratis. luar biasa dedikasinya untuk berbagi, dan saya sangat menghargai hal tersebut, karena harga buku sekarang gila-gilaan. ebook rocks…!!! yang nge-upload lebih rocks…!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: