tour de bandung, bogor, dan jakarta

Beberapa hari yang lalu, tanggal 1 Januari tepatnya, saya melancong ke tiga kota besar; Bandung, Bogor, dan Jakarta. Mumpung ada libur rada panjang dan ada sedikit rejeki dari kerja sambilan, sekalian buat ngilangin stress yang nggak ada habisnya.

First day, Bandung. Tujuan utamanya di Tangkuban Perahu, Ciater, dan belanja di FO yang banyak nyebar di kota. Kesan di Bandung sama dengan kesan saya waktu dua kali kesana; dingin, macet, dan banyak neng geulis (wow, they’re so cute indeed!!!). Saya sendiri heran dengan Tangkuban Perahu: sebelah mananya yang kaya perahu sih? Orang Indonesia memang aneh-aneh, mengaitkan fenomena alam seenaknya sendiri. Tapi pemandangannya memang bagus kok. Habis itu ke Ciater; terkenal karena pemandian air panasnya. Rame banget, dan… mahal. Pemandangannya juga biasa aja. Rada nyesel juga kesana. Target terakhir di Bandung tentu saja belanja di FO. Lumayan, harganya miring dengan kualitas yang bagus. Ini kesukaan saya; bisa jalan-jalan menikmati pemandangan Bandung waktu malam dan memuaskan laparnya mata, sekalian belanja dengan harga yang sedikit miring.

Second day, Bogor. Acaranya ke Taman Safari dan Taman Buah Mekarsari. Taman Safari benar-benar top. Banyak pengetahuan baru yang didapat, terutama berkaitan dengan fauna liar alias wildlife. Suvenirnya juga masih dalam harga yang normal. Highly recommended, saya juga ingin balik ke sana lagi. Waktu ke Taman Buah Mekarsari, sayangnya sudah sedikit sore, hanya sekitar 1 jam disana. Seneng juga, banyak pengetahuan yang asyik. Rasanya jauh lebih baik jika datang sejak pagi. Apalagi bila datang pas waktu musim panen buah, bisa sekalian ikut panen.

Third day, Jakarta. Tujuannya hanya satu: Taman Impian Jaya Ancol. Seaworld dan Dufan. Seaworld benar-benar keren, dan membuka wawasan baru tentang dunia bawah air. Sayang tidak ada brosur ataupun buku yang bisa dibawa pulang; bahkan dijadiin sebagai suvenirpun (yang notabene dijual dan bisa menghasilkan pemasukan) tidak. Sedangkan Dufan… rasanya bukan kesukaan saya, not my type at all. Hampir semuanya memuaskan adrenalin fisik, dan tidak ada bahan untuk rekreasi otak. Tapi semuanya juga berpulang kepada masing-masing pribadi juga sih. Dan di Ancol, kelemahan yang mencolok adalah mahalnya suvenir dan tiket masuk. Mungkin karena berada di Jakarta; dimana uang serasa kurang begitu berharga. Tapi buat pelancong yang berasal dari luar daerah, hal ini benar-benar mengurangi nafsu untuk bersenang-senang.

Overall, prioritas pertama yang perlu dikunjungi (lagi), menurut saya, adalah Taman Safari, Taman Buah Mekarsari, dan Seaworld. Ah, rasanya tidak sabar lagi menunggu ada libur panjang. Siapa tahu ada rejeki, bisa jalan-jalan lagi.

4 Comments

  1. piz said,

    January 9, 2009 at 09:20

    hmmm……gak ngajak2….*sigh*

  2. semuayanggurih said,

    January 9, 2009 at 09:43

    for piz: jaremu lagi sakit, mulane gak tak jak. siapa tau ada rejeki lagi ntar. doain ben duite akeh, huehehe…

  3. taqi said,

    January 12, 2009 at 12:15

    ga sah dijak jalan22, cukup proyeke wae. hahahahaha….

  4. semuayanggurih said,

    January 12, 2009 at 12:59

    proyek? njaluk jambul karo bebek ae kono… kerja durung kok njaluk proyek. mau dibawa kemana negeri ini kalo birokratnya pada nyambi dan gak konsen kerja???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: