jangan nyetir di belakang…

Guys, ada sara buat sampeyan ni. Jangan nyetir di belakang alat transportasi berikut, karena sangat berbahaya. Ini pengalaman pribadi saya (yang setiap hari pake sepeda motor), dan beberapa teman juga pernah mengalaminya.

1. Angkutan umum

Ini rajanya jalanan. Ah, kapok saya nyetir di belakang angkutan umum; bis, terutama angkot. Nyetirnya ugal-ugalan, kalo mo minggir nggak pake sein kiri. Bikin gedandapan saja, sport jantung, dan kalo apes, malah bisa mati di jalan. Seorang teman pernah jatuh gara-gara menghindari angkot yang minggir mendadak. Gak tau, kenapa hampir setiap sopir angkutan umum tu nyupirnya ugal-ugalan. Apa karena kejar setoran, atau karena gawan bayi, entahlah. Ih, ngeri…

2. Becak

Kalo yang ini sih bikin sebel. Asli, sebel luar biasa. Soalnya, sering nyetir di tengah jalan, dan pas diklakson cuek saja gak mau minggir. Padahal kan lambat banget, dan saya sering dalam posisi dikejar waktu. Anjrii..ttt, dogol bener. Kalo belok, sami mawon dengan angkutan umum, semau gue. Bikin kaget juga. Kalo ketabrak, minta ganti ruginya juga seenak udelnya dewe, bahkan markup besar-besaran. Duh, bikin bangkrut aja.

3. Saya, hehe…

Gak ding, ini cuma guyon. Maksud saya, berhati-hatilah kalo nyetir di belakang orang yang bawa motor dengan ugal-ugalan. Kadang ketimpa apes, meskipun kita dah hati-hati, eh… tetep aja ketabrak. Nah, itu yang namanya apes. Seperti pepatah orang jawa, sak bejo-bejone wong, luwih bejo wong kang waspodo (bener gak ya tulisane?). Pokoke, waspadalah.

2 Comments

  1. masmpep said,

    December 20, 2008 at 08:51

    ya, sepakat bos. tapi menurut saya yang lebih tak beradab itu justru pengendara motor. kalau di lampu merah langsung memenuhi ujung jalan, melebar sampai ke badan jalan sebelah kanan. apalagi kalau ada perlintasan kereta api, dua ruas jalan tertutup baik dari arah kita maupun arah berlawanan. seorang kawan menyebutnya: seperti mau perang.

    lalu menerobos trotoar. menyalip dari kiri. klakson suara hewan. lampu belakang menyilaukan.

    dan kalau ada urusan di jalan raya, biasanya, siapapun baik ankot, bus kota, motor, becak, tak ada yang mau disalahkan. yang terlintas di kepalanya: kamu salah.

    hah. memang paling enak di rumah saja, nonton infotainment, ha-ha-ha

  2. om dessy... said,

    December 22, 2008 at 09:03

    Lebih bahaya lagi, dibelakang orang yang nglamun…. sambil naik motor n mobil, karena serasa tidak lagi naik apa-apa, padahal mungkin hampir biasanya 90 % pengendara kagak pokus pada yang ada dijalan, pokusnya pada tujuan n tempat yang akan didatengi…waspadalah… waspadalah… berdoalah….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: