raja di rumah

Ada banyak makhluk hidup di rumah saya. Selain manusia yang berjumlah tiga orang, ada beberapa ingon-ingon dan tak terhitung banyaknya bakteri serta hewan renik lainnya. Nah, diantara makhluk hidup itu, sebenarnya siapa yang jadi raja di rumah saya? Kalo anda mengira manusia yang jadi raja, anda salah.

kucing1Sebenarnya, rajanya tu malah kucing, ingon-ingon saya yang sangat nggemesin. Wah, tingkahnya kaya raja aja tu kucing. Masuk keluar rumah seenaknya dewe, kalo pengen maem ya pulang, habis itu dolan lagi di luar. Kalo laper ngeong-ngeong, habis itu kalo dah kenyang tidur di kasur, kadang di kursi tamu. Bahkan, walaupun ada tamu, cuek aja tidur di situ. Kadang sampe pagi. Tempat singgasana sang ndoro kucing (baca: tempat tidur), pindah-pindah, tergantung dia. Sukanya mandi kucing, njilat-njilat dirinya sendiri . (ih, jadi pengen mandi kucing ni; u know what I mean, right?). Kalo maem milih-milih, kadang malah gak disentuh sama sekali. Sok berani, tapi cuma sama kucing yang lebih kecil. Kalo lawannya lebih besar, cuma berani ngeliatin dari dalam pager. Bahkan pernah kalah juga lho, sama tikus wirog, lari dia, huehehe… Ah, tapi dia memang ngegemesin. Rasanya ada yang hilang pas dia menghilang (sempet ngilang juga tu kucing, ngejar-ngejar kucing cewe, tapi gak berani soalna badannya kalah gede, hahaha…). Nah, ini dia yang bikin dia serasa kaya raja di rumah. Apapun keinginannya, sebisa mungkin diakomodir deh. Anyway, kalo saya pikir-pikir, wanita tu ada kemiripannya dengan kucing yah. Pas kita jauh, dia ndeket-ndeket, malah ngusel-ngusel. Tapi pas kita deketin, eh, malah lari. So, kesimpulannya, wanita memang ada kesamaannya dengan kucing, hehehe… Cuma ada satu kekurangan saya, belum mberi nama sama si kucing.

6 Comments

  1. taqi said,

    November 24, 2008 at 15:45

    ini namanya curhat colongan (tentang cewek) dengan memakai proyeksi seekor kucing. hahahahahaha…… tetap semangat sob!😉

  2. semuayanggurih said,

    November 25, 2008 at 11:11

    for taqi: halah, sampeyan tu bisa2 aja nyambung2ke. tapi si kucing tu emang bener2 cute lho…

  3. piz said,

    November 28, 2008 at 11:24

    ya?! ada yg manggil saya???😀

  4. semuayanggurih said,

    November 28, 2008 at 11:38

    for piz: km bukan raja, honey. tapi ratu. raja tu gak ada yg cewek. emang mau disamain sm kucing?

  5. piz said,

    November 28, 2008 at 13:10

    ndak apa2…banyak yg sayang sama kutjing kok…dan lg saya suka ndusel2. halah! :))

  6. taqi said,

    December 1, 2008 at 15:14

    FYI. kucing (kampung yang setengah liar seperti punyamu) itu punya kebiasaan: “akan meninggalkan majikannya,menghilang tanpa kabar, ketika sadar usianya sudah tidak lama lagi.” Kata orang2 tua, itu memang “attitude” kucing agar tidak merepotkan “sang majikan.” Kamu ingat my Cemplon?

    Btw, kayaknya si Piz cucok jadi Honey-mu deh Tdi, hmmm…😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: